Author : @larassntk (SI)
Rating : General
Genre : Romance, Friendship
Length : Drabble
Cast : Kim Jong In (Kai EXO-K), Wu Fan (Kris EXO-M), Lu Han (Luhan EXO-M), Lee TaeMin (Taemin SHINee)
Support Cast : EXO Member, Kim Myrna (OC)
*nb: Lee TaeMin di FF ini bernama Kim TaeMin*
Support Cast : EXO Member, Kim Myrna (OC)
*nb: Lee TaeMin di FF ini bernama Kim TaeMin*
-oo0oo-
1 jam lagi Kris oppa akan menjemputku, bahkan jam segini aku belum memilih baju yang akan aku pakai nanti.
"yaaa!! Minyoung apa yang kau lakukan? mengapa tidak ikut makan malam?" Kai oppa tiba-tiba saja sudah ada di depan pintu kamarku
"aku akan pergi dinner, oppa"
"mwo? dengan siapa? Luhan hyung? kau kembali dengannya?"
"aniyo oppa, dengan Kris oppa"
"jinjja? Kris hyung? mengajakmu dinner? mustahil" hiiih ada apa dengan manusia ini. sudah bertanya masih saja tidak percaya. dasar bunglon! jika ada maunya saja baik
"jika tidak percaya, yasudah"
"hey hey hey!! jangan marah! aku hanya bertanya! benarkah?"
"ne oppa ne!!! aku sudah bilang tadi"
"apa buktinya?"
"untuk apa aku membohongimu, oppa?"
"kau sering berbohong padaku. maka aku tidak percaya"
"andwe! aku tidak pernah!"
"ne ne ne! apa buktinya?"
"nanti Kris oppa akan menjemputku"
"jinjja?! daebak!!!!" yaaaa lagi-lagi Kai oppa memasang raut wajah yang aku dan Taemin oppa bilang seperti angsa. matanya membulat dan gayanya yang *sedikit* lebay dan dengan suara nyaring menusuk di telinga.
"keluarlah, oppa"
"jadi kau sekarang mengusirku?"
"bagaimana aku bisa mencoba baju yang akan kupakai jika kau ada disini, oppa!"
"ooohh ne ne!! chukkae dongsaeng!" ia menutup pintu kamarku. akhirnya bunglon itu keluar juga dari duniaku ini, eh maksudnya kamarku. sekarang permasalahannya tinggal satu yaitu baju!! ya lagi-lagi baju! tapi memang masalah ini belum selesai. AHA! panggil aja Taemin oppa. dia kan pinter tentang fashion
"tok..tok..tok.." aku mengetuk pintu kamar Taemin oppa
"siapa?"
"aku, oppa"
"oh ne, masuklah" kulihat Taemin oppa sedang bermain dengan laptopnya dengan modem yang menancap disana.
"ada apa Minyoung? duduklah disini" aku beranjak naik ke tempat tidurnya dan duduk di sebelah Taemin oppa
"oppa.. bantu aku"
"bantu apa?"
"pilihkan aku pakaian terbaik untukku"
"aigooooo~ kau sangat menyukai shopping tapi tetap saja meminta bantuanku untuk memilih pakaian untukmu. memangnya kau akan kemana?"
"aku ada dinner, oppa"
"dinner?! dengan siapa?"
"Kris oppa"
"jinjja?! Kris hyung?"
"ne oppa. kau sama saja dengan Kai oppa"
"kekeke, baiklah aku akan memilihkan pakaian untukmu"
"kyaaaa, gomawoyo oppa"
"tapi..........."
"aahh..... apa oppa?"
"aku ikut dinner bersamamu dan Kris hyung ya? keke"
"MWO?!!!!!! andwe!"
"ani ani.... just kidding keke. ayo kupilihkan pakaian untukmu"
"ne oppa"
lemariku seperti kapal pecah sekarang. Taemin oppa mengobrak-abrik lemariku, seperti orang yang sedang kesambet pocong (?)
"yaa!!! Minyoung!! mengapa bajumu jelek semua?"
"salahnya kau tidak membelikan pakaian baru untukku"
"apa kau bilang? yaa!! kau lupa? kemarin aku baru saja membelikanmu"
"mwo? emmmm... ne ne. cepatlah oppa! pilihlah yang terbaik"
"pakailah ini" ia memberikan aku sebuah gaun berwarna ungu berpita merah di sekitar pinggulnya dan panjangnya sekitar selutut tanpa lengan.
"oppa yakin?"
"ne. kalau tidak mau, minta pilihkan Kai saja"
"Kai oppa? yang ada aku dipilihkan kemeja dan celana jins. baiklah oppa aku ganti pakaian dulu"
"ne. akan kutunggu di ruang keluarga"
ia keluar dari kamarku dan akupun segera berganti pakaian mengingat 15 menit lagi Kris oppa akan menjemputku.
"oppa, bagaimana?"
"wow" jawab Taemin oppa singkat
"hanya wow?"
"neomu yeppeo"
"gomawoyo oppa" aku memeluk Taemin oppa, yaa aku selalu membutuhkan pendapat, masukan atau apapun darinya. HE IS THE BEST BROTHER IN THIS WORLD!!!!
"hey jangan lama-lama memelukku. cepat berdandan, sebentar lagi Kris hyung akan menjemputmu. kau tidak ingin kan Kris hyung harus menunggumu terlebih dahulu?"
"tentu saja. You are my best brother ever"
"kekeke~ semua orang tau itu" lagi dan lagi aura kepedean (?) nya keluar. haah sudahlah lagipula tanpa dia aku akan menjadi anak yang hanya mengerti pelajaran, pelajaran dan pelajaran.
-oo0oo-
"kita akan kemana oppa?"
"ke Han River"
"mwo? Han River? oppa, kau serius?"
"ne, Minyoung"
diam-diam aku memperhatikan Kris oppa yang sedang menyetir. betapa indahnya pemandangan ini, manis. aku jadi teringat saat Luhan oppa mengajakku ke lotte world sekitar 1 tahun yang lalu. mengapa aku jadi memikirkannya lagi? oh tidak! aku tidak boleh memikirkannya lagi. ia bukan milikku begitu pula sebaliknya. apakah ini cinta? apa aku masih mencintainya? ya kuakui iya. memang aku masih mencintainya. namun, ia yang memilih untuk meninggalkan semuanya. aku mencintainya, bukan berarti aku harus bersamanya.
"glek!" Kris oppa membukakan pintu untukku. ia memegang tanganku dan membantuku untuk keluar dari mobilnya
"kau sudah lapar ya? kau terlihat lesu"
"aniyo oppa"
"jangan berbohong. ayo kita makan"
ia mengajakku ke sebuah meja yang sangat rapi dengan dua kursi yang berhadapan. ia menarik kursi dan mempersilahkan aku duduk kemudian ia baru duduk.
"kau mau makan apa?"
"terserah oppa"
"baiklah" ia melambaikan tangan dan seorang pelayan pun datang
"dua menu special"
"ne"
dua menu special? beh apa lagi ini? aku baru tau jika di restaurant ada menu seperti itu. ia bahkan tidak menyebut nama makanannya
"mengapa kau diam, Minyoung?"
"emmm..... gwenchana"
pelayan itu datang namun ia tidak membawa secuil makanan namun ia malah membawa seorang namja, namja itu membawa sebuah biola, ia mendekat kearah ku dan Kris oppa. ia melantunkan sebuah lagu yang seharusnya dimainkan untuk sepasang kekasih.
"Minyoung.."
"ne?"
"kita memulai pembicaraan pertama kalinya memang belum lama" aku hanya terdiam.
"mungkin ini terlalu cepat, m.. ma.. maukah kau menjadi yeojachingu ku?" tuiiiiingg!!! (?) rasanya seperti sedang menaiki roket dan dihempaskan kembali ke bumi. bahkan rasanya tidak bisa di deskripsikan oleh kata-kata. antara senang karna ia menembakku, sedih karna benar-benar harus melupakan Luhan oppa dan... malu menahan ini semua. sepertinya wajahku sudah berwarna merah padam saat ini
"Minyoung? maukah?"
"n.. ne oppa. aku mau" aku mengembangkan senyum di bibirku. ia berdiri dari tempat dudukku dan memelukku erat. nyaman.
perutku sudah kenyang sekali, hatiku sudah tentram dan perasaanku senang, bahagia, terharu, lebih singkatnya campur aduk namun senang (?) aku terpejam merasakan hembusan angin di Han River, lebih sejuk tentunya karna aku sedang bersama namja yang aku cintai sekarang, tepatnya disebelahku.
"Minyoung"
"ne, oppa?"
"saranghaeyo......" aku hanya terdiam dan melemparkan senyumku yang indah dan kembali melihat pemandangan Han River. dan Chu~ ia memberikan ciuman di pipi kananku
-oo0oo-
ya ampun aku jadi ikut ngefly bacanya *o*
BalasHapusati-ati jatooh :p keke~
Hapus